, ,

Nafsiah Mboi (2012 - 2014)

Menteri Kesehatan Paling Fenomenal Menurut data Kementerian Kesehatan, alumni jurusan spesialisasi anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia adalah Menteri Kesehatan dengan umur tertua yang pernah menjabat, yaitu 71 tahun.

Menteri Kesehatan Paling Fenomenal
Menurut data Kementerian Kesehatan, alumni jurusan spesialisasi anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia adalah Menteri Kesehatan dengan umur tertua yang pernah menjabat, yaitu 71 tahun.

Nafsiah sendiri sudah berkali-kali menjadi kandidat Menteri Kesehatan, namun baru di saat usianya senja kesempatan itu datang. Tanggal 13 Juni 2012, Nafsiah diangkat menjadi Menteri Kesehatan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.


Menteri sebelumnya, Endang Rahayu Sedyaningsih meninggal dunia pada 2 Agustus 2012 karena sakit kanker paru.

Belum genap seminggu dilantik menjadi Menteri Kesehatan, Nafsiah sudah diterpa kritik dari sejumlah pihak. Kritik dan kecaman itu menyebar, terutama di media online dan media sosial.

Hal itu bersumber dari pemberitaan media online tanggal 15 Juni, yang seolah mengutip pernyataan langsung Nafsiah bahwa ia sebagai Menkes akan mempermudah akses kaum remaja untuk menggunakan kondom bagi hubungan seks pranikah.


Nafsiah sendiri berkilah bahwa ia tak pernah mengucapkan pernyataan tersebut. Di dalam pernyataan dan klarifikasi yang direkam stafnya dan diunggah di YouTube, dia mengaku menyarankan agar masyarakat menyadari bahwa banyak terjadi hubungan seks berisiko di semua lapisan masyarakat, baik kaum dewasa maupun remaja.

Akibatnya, menurut data BKKBN tahun 2010, terjadi lebih dari dua juta kasus aborsi di Indonesia. Untuk mencegah hal ini terjadi di kalangan remaja, harus diperkuat pendidikan agama dan pendidikan keluarga agar tidak melakukan hubungan seks pranikah atau abstinensia.

Berbekal segudang pengalaman di bidang penanggulangan AIDS dan hak asasi manusia, Nafsiah menyadari anjuran bagi penggunaan kondom untuk hubungan seks berisiko sejak belasan tahun terakhir memang sensitif dan kontroversial.

Kontroversi mengendalikan rokok
Tak hanya soal kondom, komitmen Nafsiah mengendalikan peredaran rokok terbilang kontroversial. Pendapatnya tentang pengendalian rokok tergolong berani dan tegas.

Ia mengakui, isu rokok sensitif dan kompleks, tetapi siapa pun tak boleh menoleransi dampak kesehatan akibat merokok, terutama bagi kaum ibu, bayi, dan anak-anak.

Menurutnya, meskipun industri rokok menyangkut ribuan tenaga kerja pabrik rokok dan petani tembakau, namun jangan sampai dampak merokok bagi kesehatan masyarakat justru melampaui beban yang harus dipikul negara dan masyarakat.

Ia menuturkan, betapa ayah kandungnya, seorang hakim di Sulawesi Selatan, terjangkit kanker paru akibat merokok. ”Penderitaan ayah saya sebelum meninggal luar biasa. Amat sengsara.”

cnnindonesia.com

-----------------------------------

Simak juga disini: 
1) Menkes Nafsiah Mboi (2012 - 2014)
2) Menkes Endang R Sedyaningsih (2009 - 2012)
3) Menkes Siti Fadilah Supari (2004 - 2009)
4) Menteri Kesehatan Indonesia Paling Fenomenal
5) Menteri Kesehatan Yang Sempat Tertunda

-----------------------------------

Top Ad 728x90